ILMU BUDAYA DASAR
2. Menurut Andreas Eppink, ilmu budaya dasar adalah keseluruhan pengertian nilai sosial,norma sosial, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, tambahan lagi segala pernyataan intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat.
3. Menurut Edward Burnett Tylor, ilmu budaya dasar adalah keseluruhan yang kompleks, yang di dalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat.
Ruang Lingkup Ilmu Budaya Dasar
- Berbagai aspek kehidupan yang seluruhnya merupakan ungkapan masalah kemanusiaan dan budaya.
- Hakekat manusia yang satu atau universal, akan tetapi beraneka ragam perwujudannya dalam kebudayaan masing-masing zaman dan tempat.
- -Filsafat, seringkali disebut sebagai induk dari ilmu-ilmu, merupakan ilmu yang berusaha memberikan jawaban atas pertanyaanpertanyaan manusia yang esensial, misalnya: siapakah manusia itu? dari manakah asalnya? dan sebagainya.
- -Teologi atau ilmu agama, mengajarkan tentang manusia, sejarahnya, tujuannya, tugas, dan tanggung jawabnya di dunia sebagai mahkluk ciptaan Tuhan.
- -Sejarah, menceritakan mengenai kehidupan manusia pada masa lampau, mengenai adatistiadatnya, pandangan hidupnya, dan lain sebagainya.
- -Seni, merupakan wujud kekaguman dan sekaligus penghargaan manusia terhadap keindahan dan nilai-nilai yang ditemuinya di dalam kehidupan manusia.
nampak dengan jelas bahwa manusia menempati posisi sentral dalam pengkajian. Manusia tidak sebagai subyek akan tetapi sebagai obyek pengkajian. Bagaimana hubungan manusia dengan alam, dengan sesama manusia dan bagaimana pula hubungan manusia dengan Tuhan menjadi tema sentral dalam Ilmu Budaya Dasar.
- Manusia dan cinta kasih
- Manusia dan keindahan
- Manusia dan penderitaan
- Manusia dan keadilan
- Manusia dan pandangan hidup
- Manusia dan tanggung jawab serta pengabdian
- Manusia dan kegelisahan
- Manusia dan harapan
Pengertian Manusia
Pengertian manusia menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah makhluk yang berakal budi / mampu menguasai makhluk lain. Secara bahasa manusia berasal dari kata “manu” (Sansekerta), “mens” (Latin), yang berarti berpikir, berakal budi atau makhluk ang berakal budi (mampu menguasai makhluk lain). Secara istilah manusia dapat diartikan sebuah konsep atau sebuah fakta, sebuah gagasan atau realitas,sebuah kelompok (genus) atau seorang individu. Manusia merupakan makhluk ciptaan tuhan yang terikat dengan lingkungan ekologi mempunyai kualitas dan martabat karena kemampuan bekerja dan berkarya.
Hakikat Manusia
Hakikat manusia adalah sebagai gagasan atau konsep yang mendasari manusia dan eksistensinya di dunia. Eksistensinya berhubungan dengan masa lalunya untuk menjangkau masa depan untuk mencapai tujuan dalam hidupnya. Manusia berada dalam perjalanan hidup, perkembangan dan pengembangan diri namun, manusia disini belum tuntas mewujudkan dirinya sebagai manusia. Pendidikan pada dasarnya adalah upaya untuk memanusiakan manusianya. Manusia sudah dibekali berbagai potensi untuk mampu menjadi manusia. Kemampuannya itu hanya dapat dilakukan setelah kelahirannya dalam perkembangan menuju kedewasaanya dan tidak di bawa sejak kelahirannya. Pendidikan sebagai proses untuk mengubah sikap dan perilaku manusia. Manusia memiliki kesadaran dan penyadaran diri yang mampu membedakan dirinya dengan segala sesuatu yang ada di luar dirinya. Manusia juga tidak hanya mampu berpikir mengenai diri dan alam akan tetapi juga sadar dengan pemikirannya. Manusia memiliki Hasrat untuk mengetahui. Pendidikan juga berfungsi untuk menyadarkan manusia agar manusia mampu mengenal, melihat dan memahami realitas kehidupan yang ada di sekelilingnya. sehingga pada hakikatnya nya manusia itu makhluk ciptaan tuhan yang sempurna jika dibandingkan dengan makhluk lainnya dikarenakan memiliki akal dan perasaan
- 1.perasaan intelektual
- 2.perasaan estetis
- 3.perasaan etis
- 4.perasaan diri
- 5.perasaan sosial
- 6.Perasaan religius
Komentar
Posting Komentar